Jadwal dokter dan layanan tidak mudah ditemukan
Jadwal praktik tersimpan di PDF, gambar, atau unggahan media sosial yang cepat tenggelam. Mesin pencari sulit membacanya, dan pasien harus menelepon hanya untuk tahu dokter mana yang praktik hari ini.
Marketing rumah sakit
SAB membantu rumah sakit menata halaman layanan unggulan dan profil dokter, Google Business Profile, SEO, iklan yang mengikuti aturan, serta jalur janji temu lewat telepon, WhatsApp, atau form. Semua sumber permintaan janji temu dicatat agar manajemen tahu kanal mana yang bekerja.
Paling cocok untuk rumah sakit swasta, satu lokasi atau grup, yang ingin informasi layanan lebih mudah ditemukan dan permintaan janji temu lebih tertata.

Rumah sakit punya banyak poli, dokter, dan jadwal yang terus berubah. Jika informasi ini tidak tertata di website dan Google, pasien menelepon untuk hal dasar atau memilih fasilitas lain.
Jadwal praktik tersimpan di PDF, gambar, atau unggahan media sosial yang cepat tenggelam. Mesin pencari sulit membacanya, dan pasien harus menelepon hanya untuk tahu dokter mana yang praktik hari ini.
Nama, nomor telepon, jam layanan, dan kategori berbeda antara website dan Google Business Profile. Untuk grup dengan beberapa rumah sakit, pasien bisa menelepon nomor yang salah atau datang ke lokasi yang tidak punya layanan yang dicari.
Iklan pelayanan kesehatan di Indonesia harus informatif dan tidak menyesatkan, dan platform iklan punya kebijakan kesehatan sendiri. Klaim berlebihan, testimoni pasien, atau promo yang tidak sesuai bisa ditolak platform atau menimbulkan masalah etika.
Permintaan masuk lewat telepon, WhatsApp, aplikasi, dan datang langsung. Tanpa pencatatan sumber, manajemen sulit menilai apakah anggaran sebaiknya untuk SEO, iklan, atau perbaikan website.

Kami mulai dari cara pasien mencari: nama layanan, nama dokter, spesialisasi, lokasi, dan cara pembayaran yang diterima. Jawaban atas pencarian ini kami susun menjadi halaman layanan unggulan, profil dokter dengan jadwal, dan informasi lokasi yang konsisten dengan Google Business Profile.
Setelah informasi rapi, kami menata jalur janji temu yang jelas di ponsel: telepon, WhatsApp, atau form, sesuai kapasitas tim pendaftaran. Iklan dan konten baru dijalankan setelah halaman tujuan siap, dengan materi yang ditinjau bersama tim rumah sakit. Pengalaman SAB di sektor kesehatan mencakup proyek untuk Klinik Pela 9.
Lingkup final disesuaikan dengan jumlah lokasi, layanan prioritas, sistem yang sudah dipakai, dan kesiapan tim Anda, lalu dituliskan di proposal. Berikut komponen yang umum kami tangani.
Struktur website untuk poli, layanan unggulan, dan profil dokter dengan spesialisasi, jadwal praktik, dan cara membuat janji. Ditulis dengan bahasa yang mudah dipahami pasien dan keluarga.
Riset kata kunci untuk layanan, spesialisasi, dan area, perbaikan teknis website, serta konten edukatif yang ditinjau tim medis. Fokusnya pencarian yang relevan dengan layanan yang benar-benar tersedia.
Penataan profil tiap rumah sakit: kategori, jam layanan, nomor telepon, foto, dan tautan ke halaman yang tepat. Ulasan ditanggapi dengan sopan tanpa membuka informasi medis pasien.
Kampanye Google Ads atau Meta Ads untuk layanan tertentu dengan materi informatif, tanpa klaim hasil atau superlatif. Materi ditinjau terhadap kebijakan kesehatan platform dan masukan tim legal rumah sakit.
Tombol telepon, WhatsApp, dan form janji temu yang jelas per lokasi atau poli. Kontak gawat darurat ditampilkan terpisah agar tidak tercampur dengan permintaan janji temu.
Pengaturan GA4, event konversi untuk klik telepon, WhatsApp, dan form, serta penandaan sumber kampanye. Data dipisah per lokasi dan layanan tanpa mengirim informasi kesehatan pasien ke platform iklan.
Alur kerja SAB terdiri dari discovery, penyusunan strategi, eksekusi, dan optimasi. Untuk rumah sakit, kami memberi perhatian khusus pada akurasi informasi dan proses persetujuan materi.
Kami memahami layanan unggulan, jumlah lokasi, cara pasien membuat janji saat ini, dan siapa yang menyetujui materi publikasi. Dari sini terlihat prioritasnya: website, Google, iklan, atau jalur janji temu.
Kami meninjau website, profil Google tiap lokasi, jadwal dokter yang dipublikasikan, dan materi promosi yang ada. Kami mencatat informasi yang tidak konsisten, jalur kontak yang membingungkan, dan materi yang berisiko.
Kami menyepakati layanan prioritas, kanal, dan metrik yang dipantau, misalnya permintaan janji temu per kanal, conversion rate halaman layanan, dan biaya per permintaan. Semuanya dirangkum di proposal.
Halaman layanan, profil dokter, profil Google, tracking, dan kampanye disiapkan bertahap. Setiap materi publik melewati persetujuan pihak yang ditunjuk rumah sakit sebelum tayang.
Setiap satu sampai dua minggu kami melaporkan perkembangan, mencocokkannya dengan catatan bagian pendaftaran, lalu menyesuaikan halaman, kata kunci, pesan, dan anggaran.
Setiap pilihan punya tempatnya. Tabel ini membantu Anda menilai pendekatan yang sesuai dengan kondisi rumah sakit saat ini.
| Dikelola humas internal saja | Vendor terpisah per kanal | Bersama SAB | |
|---|---|---|---|
| Informasi layanan dan dokter | Bergantung pada waktu tim yang terbatas | Website, iklan, dan media sosial bisa tidak sinkron | Halaman layanan dan jadwal dokter jadi acuan semua kanal |
| Google Business Profile | Sering diperbarui saat ada keluhan | Kadang tidak termasuk lingkup siapa pun | Ditata per lokasi dan konsisten dengan website |
| Kepatuhan materi | Dekat dengan kebijakan internal | Tergantung pemahaman tiap vendor | Ditinjau terhadap kebijakan platform dan persetujuan RS |
| Pengukuran | Jumlah pengikut dan interaksi | Laporan terpisah dengan metrik berbeda | Permintaan janji temu per kanal dan lokasi |
| Koordinasi | Satu tim, kapasitas terbatas | Banyak pihak untuk dikoordinasikan | Satu partner dengan update rutin |
| Biaya awal | Rendah, memakai tim yang ada | Bervariasi per vendor | Ada setup di awal, dijelaskan di proposal |
Humas internal tetap penting untuk konten edukasi, hubungan media, dan keputusan akhir atas materi. Banyak rumah sakit memakai kombinasi: humas memegang pesan dan persetujuan, sementara website, SEO, Google, iklan, dan tracking ditata bersama partner.

Prinsip berikut bisa Anda terapkan sendiri, dengan atau tanpa agensi. Intinya: pasien dan keluarga butuh informasi yang akurat sebelum memutuskan, dan materi promosi harus bisa dipertanggungjawabkan.
Buat satu halaman per dokter berisi spesialisasi, poli, lokasi praktik, jadwal, dan cara membuat janji. Teks halaman bisa dibaca mesin pencari, sedangkan jadwal dalam gambar atau PDF tidak. Tunjuk satu orang yang memperbarui halaman ini setiap kali jadwal berubah.
Pasien sering bertanya hal yang sama: lokasi poli, jam layanan, persiapan sebelum datang, dan metode pembayaran atau penjamin yang diterima. Minta bagian pendaftaran mencatat pertanyaan yang paling sering selama dua minggu, lalu jawab di halaman terkait.
Samakan nama, alamat, nomor telepon, dan jam layanan dengan website. Pedoman Google Business Profile mengatur kapan departemen atau dokter boleh punya profil terpisah, jadi baca pedomannya sebelum membuat profil baru agar tidak dianggap duplikat. Tanggapi ulasan dengan sopan dan jangan membahas kondisi medis pasien di balasan publik.
Kemenkes sudah lama mengingatkan bahwa iklan kesehatan tidak boleh menyesatkan atau berlebihan, dan mempersoalkan testimoni serta tenaga kesehatan sebagai endorser. Libatkan tim legal atau komite yang berwenang untuk menyetujui materi. Google juga mewajibkan sertifikasi untuk kategori tertentu seperti layanan obat resep dan telemedisin, jadi cek kebijakan Healthcare and medicines sebelum menyusun kata kunci.
Nomor IGD harus tampil jelas dan terpisah dari tombol WhatsApp atau form janji temu. Jangan arahkan kebutuhan darurat ke form atau chat yang dibalas pada jam kerja. Untuk janji temu, tetapkan jam respons dan penanggung jawab di tiap lokasi.
Data kesehatan termasuk data pribadi yang bersifat spesifik menurut UU Pelindungan Data Pribadi (UU No. 27 Tahun 2022). Catat sumber kanal dan layanan secara umum, tetapi jangan kirim keluhan, diagnosis, atau isi form ke pixel atau platform iklan. Meta dapat membatasi data event untuk akun yang dikategorikan kesehatan, jadi cek pemberitahuan di Events Manager.
Digital marketing rumah sakit paling efektif jika informasi layanan bisa dipublikasikan dan ada tim yang menangani janji temu. Berikut gambaran singkatnya.
Kami tidak memakai paket harga tetap karena setiap rumah sakit punya jumlah lokasi, layanan, dan sistem yang berbeda. Biaya disusun dari faktor berikut dan dijelaskan di proposal.
Grup dengan banyak lokasi dan dokter butuh lebih banyak halaman, profil Google, jalur kontak, dan pengaturan tracking.
Merapikan website yang sudah terhubung ke sistem pendaftaran berbeda kebutuhannya dengan membangun struktur halaman layanan dan dokter dari awal.
Jumlah layanan yang dipromosikan, kanal iklan, kebutuhan konten SEO, dan proses tinjauan materi memengaruhi waktu pengelolaan.
Jumlah pihak yang meninjau materi, format laporan untuk manajemen, dan pencatatan per lokasi memengaruhi alokasi waktu tim.
Biaya media iklan dibayarkan terpisah ke platform. Pajak dan rincian lingkup kerja dituliskan di proposal.
Rumah sakit biasanya punya lebih banyak poli, dokter, dan jadwal, sering di beberapa lokasi, dengan proses persetujuan materi yang lebih panjang. Karena itu struktur halaman dokter, konsistensi Google Business Profile, dan pemisahan jalur IGD menjadi lebih penting. Untuk klinik, kami punya halaman terpisah di klinik.sab.id.
Tidak. Jumlah kunjungan dipengaruhi banyak faktor, termasuk layanan, lokasi, jadwal dokter, penjamin yang diterima, dan cara tim menindaklanjuti permintaan. Kami menyepakati ukuran yang dipantau sebelum kampanye berjalan. Komitmen kinerja apa pun hanya berlaku jika tertulis di perjanjian yang ditandatangani.
Boleh, dengan batasan. Kedua platform punya kebijakan khusus untuk layanan kesehatan, dan beberapa kategori butuh sertifikasi atau dibatasi. Di Indonesia, iklan pelayanan kesehatan juga harus informatif dan tidak menyesatkan. Materi kami tinjau bersama tim rumah sakit, dan keputusan akhir tetap pada pihak yang berwenang di rumah sakit.
Kami bisa menyusun struktur dan draf konten informatif, misalnya penjelasan layanan dan persiapan pemeriksaan. Isi medis wajib ditinjau dan disetujui tenaga medis atau tim yang ditunjuk rumah sakit sebelum terbit.
Biasanya bisa, tergantung sistemnya. Kami bisa mengarahkan tombol janji temu ke sistem yang sudah dipakai dan memasang tracking pada langkah yang bisa diukur. Kebutuhan teknis dan batasannya kami cek saat audit.
Kami membantu menyusun pedoman balasan yang sopan, tidak defensif, dan tidak membuka informasi medis pasien. Keluhan yang butuh tindak lanjut diarahkan ke jalur pengaduan resmi rumah sakit. Kami tidak membuat ulasan palsu atau membeli ulasan.
Kami menyarankan form yang hanya meminta data seperlunya, tidak meminta keluhan medis lewat iklan atau chat publik, dan tidak mengirim informasi kesehatan ke platform iklan. Akses dibatasi sesuai peran. Hak akses dan kepemilikan data diatur di proposal dan perjanjian.
Jadwalkan discovery call 30 menit lewat schedule.sab.id atau kirim pesan WhatsApp. Ceritakan layanan unggulan, jumlah lokasi, cara pasien membuat janji saat ini, dan siapa yang menyetujui materi publikasi.
Kirimkan daftar layanan unggulan, jumlah dan lokasi rumah sakit, tautan website dan profil Google, serta gambaran alur janji temu saat ini. Kami akan menyiapkan pertanyaan yang relevan untuk sesi pertama.
Setiap halaman membahas kebutuhan yang berbeda. Pilih yang paling dekat dengan tantangan Anda saat ini.